HsN Blog

Wash Your Mind Up

Only 7 1/2 hours. Get ur english well!

Program Reguler Pelatihan Bahasa Inggris Metode 71/2 jam.

Can you believe it?

English doesnt deal with 16 tenses anymore. 7 1/2 hours method offers you 8 concepts that help you to build a right and good sentence. Be curious with this method? Just visit this website www.alcacomm.com.

I’m a representative in Bandung – MCH Production. We are oppening reguler program for only Rp. 1.250.000,-. Schedule can be adjusted. Get discount for registration fee this February.

So, what you waiting for? Join Now.

Contact me

Mobile : 0856 240 77558

Email  : hsn_new@yahoo.com

Notes :

This training mostly suitable for you who wants to take IBT TOEFL, IELTS, National Examination for High School and also Overseas education preparation.

January 29, 2009 Posted by Hasan | Uncategorized | | No Comments Yet

Siapa Suster Laki-Laki itu?

“Bal, gw tunggu di Suis Butcher Setiabudhi ya,” itulah sms terakhir yang aku kirim kepada sahabatku Iqbal yang 2 hari lagi kembali ke Malaysia. Dia ingin sekali melahap lezatnya steak-steak yang disajikan di Suis Butcher. Kami bertiga (aku, iqbal dan Jennifer -red) memutuskan untuk makan malam disana pada saat itu.

Empat buah tempat duduk yang terletak di bagian belakang restaurant  telah menunggu kami. Aku dan Jennifer,as usual, menunggu kedatangan Iqbal yang datang dari timur Bandung. “Udah siap order Mas?” Tanya seorang pelayan laki-laki yang datang tiba-tiba saat aku masih berpikir untuk memesan. “Tenderloin aja deh mas,” begitu jawabku. Tak lama setelah aku dan Jennifer selesai order, sahabat kami yang kocak pun tiba.

Obrolan kami masih tetap sama yaitu tentang pacarnya Jennifer yang sangat bermasalah. Kami merencanakan sesuatu untuk memberi pelajaran pada laki-laki tersebut. Perbincangan pun berlanjut pada rencana pertunangan kakak Iqbal yang dilaksanakan esoknya. Kalau kami bertiga sudah berkumpul semua topic dibicarakan.

“Ya udah Jen, gw ma Iqbal ke kostan dia aja abis ini, siapa tau dia ada di sana,” kataku sambilku membayar bill makan malam itu.

Aku dan Iqbal pergi menuju ke kostan pacarnya Jennifer di dekat Sarijadi. Saat itu aku dan Iqbal menggunakan sepeda motor dan  kamipun  berbincang di jalan.

…….

……

Sampailah kami di suatu jalan yang sangat sepi, maklum saja waktu menunjukkan pukul 22.30 – kalo gak salah. “Gila tuh saung serem bgt,” kata Iqbal dengan nada yang cukup tinggi pada kata ‘seram’. “Hus Bal, jgn keras-keras ntar yang lagi jalan itu tersinggung,” kataku dan pada saat itu mataku tertuju pada sosok laki-laki yang berjalan sangat lambat dengan kepala tunduk dan baju putih layaknya suster. Dengan sedikit kebingungan Iqbal berkata, “emang ada orang yah San?”

Kami pun panik. “Bal jangan liat ke belakang!”, suruhku dengan penuh ketakutan. Aku sangat khawatir kalau ternyata benar-benar tidak ada orang yang berjalan di belakang atau pada saat aku berbalik ke belakang laki-laki tersebut tepat berada di belakangku, pokoknya aku membayangkan semua kejadian yang ada dalam film Tusuk Jelangkung.

Akhirnya kami bergegas pergi untuk segera menyelesaikan urusan yang menjadi tujuan kami. Walaupun ternyata tidak membuahkan hasil yang baik.

Sampai saat ini Kami belum mencari tahu apakah laki-laki tersebut adalah sosok manusia atau yang lainnya.

The end

October 5, 2008 Posted by Hasan | Odd Stuffs | | No Comments Yet

L O V E

Love is like you

You are like love

——–So who are you?

 

Heart isn’t blind

But love is blind

——-How many eyes does heart have?

 

Love is unconditional

You are really conditional

——-Does love need conditioner?

 

Love is beauty

Girl has beauty

——–If a man has love, is he beautiful?

 

Red roses mean love

White roses mean purity of love

——–Who does plant those roses?

 

Love is mystery

Life is mystery

———Are love and life twin?

 

Love can be expressed by words

Words could be written by hand

———-Could we express love by hand?

 

Men tend to give love

Women tend to take love

———What is love?

 

I love you

Love means that you belong to me

——–Do you want to marry me?

October 2, 2008 Posted by Hasan | Love... | | 2 Comments

“You aren’t a liar”’

It’s lebaran day. Let’s turn black to white and white to pearly white. You get what I mean?

LEBARAN.. Sudah sebulan berpuasa, semua umat merayakan hari kemenangan. Suasana haru dan kebahagiaan sangat terasa pada hari lebaran. Obrolan hangat keluarga, canda dan tawa anak-anak kecilyang riang gembira memenuhi rumahku yang sangat damai hari itu – biasanya gak sedamai ini. Setiap orang berdatangan untuk sekedar mempertemukan tangan mereka untuk saling bermaafan. Aku selalu teringat apa kata ustadz yang memberikan ceramah saatku masih kecil dulu, “setiap berjabat tangan kita harus saling menatap, karena tatapan tersebut yang bermakna sebagai tanda maaf.”

Sebagai orang Islam, maka silaturahmi harus selalu terjaga. Tahun ini memang tidak ada baju baru atau sepatu baru, tapi hati yang baru dihadiahkan oleh Tuhan kepadaku. Now, I’m white next year will be pearly white.

 ****

“You are not a liar buddy, you just trusted to daddy and you told what I said,” said Erik Kernan in movie titled ‘Resurrecting the Champ’. It’s truly inspiring me. A lie isn’t only a truly lie. Because if u have trusted to somebody and u told what he said to other,in fact wht he has told to u was a lie, YOU ARE NOT A LIAR. Wht u have to do is just be selective to whom u trust and to whom u talk to.

***

Guys!

 …..

………

…………….

HAPPY LEBARAN 1429 H – (speechless)

October 2, 2008 Posted by Hasan | Lovely Life | | No Comments Yet

Sebuah Curahan Hati

Tepat sehari sebelum ulang tahunku yang ke 19, aku membuat keputusan yang cukup keliru. Ditengah tekanan dari orang tua dan juga harapan mereka kepadaku, keputusan resignation dari President University aku ambil. Tak ada hal lain yang kupikir aku hanya ingin membahagiakan orang tuaku. Harapan orang tuaku adalah kuliah di salah satu institute ternama se-Indonesia, karena beliau-beliau mempunyai pandangan yang berbeda dengan aku.

Dengan usaha yang cukup keras akhirnya aku bisa menghadapi ujian masuk nasional ke institute yang berlambang gajah tersebut. Aku memilih jurusan yang memiliki passing grade tidak tinggi. “Yang penting masuk sana dulu,” nasihat Ayahku sebelum aku memilih jurusan. Kepulanganku ke rumah membuat Ibuku sangat bahagia, ditengan kesepiannya aku sebagai anak yang paling kecil menghangatkan kembali suasan rumah.

Aku tahu mereka merasa sangat bahagia dan aku pun ikut bahagia melihat air mata kebanggaan mereka saat aku memberitahukan kepada mereka bahwa aku diterima sebagai mahasiswa di institut yang pada tahun ini menginjak umur 50 tahun. Tetapi hatiku berkata lain, semua hal yang telah direncanakan hancur lebur karena kepindahanku ini. Target mendapat title sarjana di tahun 2009 tidak tercapai dan target magang di salah satu perusahaan tambang tersebesar di Papua pada tahun 2008 tidak juga tercapai. Sekarang aku memulai segalanya dari nol lagi.

Semenjak SMA aku memang mempunyai keinginan untuk mengambil jurusan teknin atau science, tapi itu hanya keinginan tanpa pengetahuan. Menginjak kelas 3 SMA aku sadar bahwa jiwaku tidak berada di sana. Sehingga aku memutuskan untuk mempelajari ilmu internasional business yang aku benar-benar minati. Tapi yang terjadi saat ini adalah aku harus menjalani hal yang tidak aku minati sama sekali, seolah apa yang aku lakukan saat ini tidak bermanfaat bagi diriku. Aku telah membohongi diriku sendiri.

Dua semester telah aku lewati dan aku mendapat IPK yang lumayan. Aku berusahan untuk masuk ke jurusan yang tidak melakukan pekerjaan di Laboratorium. Kenyataan berkata lain sekarang aku harus mengikuti praktikum terus menerusa. Kadang dalam hatiku bertanya, “Inikah jalan Tuhan atau Ujian dari Tuhan?” Aku hanya bilang pada hatiku,”Face it Man and you can do it!”

Liburan panjang banyak membuatku untuk membuat keputusan baru. “Apakah aku harus pindah dari sana?” pertanyaan tersebut pernah terlontar dari dalam angan-anganku.

Akhirnya aku menginjak tahun kedua. Tidak ada yang berbeda, aku setiap hari mengikuti kuliah tanpa tahu tujuannya untuk apa. Bahkan akhir-akhir ini aku sering bolos karena aku merasa menjadi orang yang sangat hypocrite pada diriku sendiri.

****

Sore itu aku duduk di jajaran tengah untuk mengikuti mata kuliah Kimia Analitik, saat dosen memberi materi aku benar-benar tidak bisa menangkapnya. Saat itu aku berpikir bahwa semakin tahun mata kuliah yang aku terima semakin tidak nyambung dengan apa yang aku mau.

Fokusku langsung berpindah pada pikiranku itu. BINGUNG!

……………….

……

.

****

Aku tak punya motivasi yang kuat saat ini, bahkan motivasi untuk lulus dengan cepat pun belum ada. Let it flow. Cuman itu yang ada dalam pikiranku. Membiarkan semua berjalan apa adanya dan melihat segala kemungkinan yang akan terjadi serta mencari peluang untuk melaksanakan rencanaku yang lain.

September 4, 2008 Posted by Hasan | Lovely Life | | 3 Comments

Kebut-kebutan dan Petasan sebagai Ajang Ngabuburit

BANDUNG—Kebiasan menununggu berbuka puasa banyak diisi dengan kegiatan yang kurang bermanfaat. Di beberapa daerah kawasan Bandung Barat masyarakat mengisi kegiatan tersebut dengan kebut-kebutan motor di ruas jalan yang ukurannya tidak besar itu. Kegiatan yang populer dengan sebutan ngabuburiti ini juga dimanfaatkan oleh anak-anak untuk bermain petasan.

Kebut-kebutan di jalan membuat para pemakai jalan juga tidak nyaman dan aman. Beberapa pengendara sepeda motor yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan anak-anak. Acara kebut-kebutan di sini bukan seperti balapan sepeda motor tapi tidak lebih dari saling menyusul satu dan adu kecepatan. Kelihatannya seperti orang sedang iseng tetapi hal tersebut tetap saja berbahaya baik bagi pengendara motor tersebut atapun para pemakai jalan lainnya. Terlebih lagi beberapa pengendara motor tersebut tidak menggunakan helm.

Masyarkat tahu bahwa petasan merupakan barang yang cukup berbahaya terutama. Suara petasan saja dapat membuat seseorang baik anak-anak maupun dewasa merasa kaget. Hal tersebut bisa beresiko tinggi bagi orang tua yang mempunyai penyakit jantung. Belum lagi bahaya kebakaran yang mungkin  terjadi akibat barang tersebut. Sampai saat ini petasan masih dijual bebas bahkan di kawasan sekolah.

Belum ada campur tangan khusus untuk mengendalikkan dua kegitan di atas. Ketua RT dan RW setempat terlihat tidak begitu peduli dengan hal-hal tersebut.[]

September 4, 2008 Posted by Hasan | Uncategorized | | 1 Comment

Apakah ini Kesalahan Kurikulum?

Institut Teknologi Bandung (ITB), pada tahun ajaran ini melakukan perubahan kurikulum 2003 menjadi kurikulum 2008. Perubahan ini memang dilaksanakan secara rutin setiap lima tahun. Pada perubahan kurikulum kali ini mahasiswa banyak mengalami jadwal yang tidak sinergis antara mata kuliah satu dengan lainnya. Bahkan terdengar selintingan kabar bahwa ITB mengalami kekurangan ruangan kuliah.

 

Pagi itu seorang mahasiswa jurusan kimia 2007, Hasan Ramdan, berjalan dengan perasaan bingung  mencari ruangan kuliahnya. Ia mengaku bahwa di dalam jadwal yang ia dapat dari website akademik pada jam tersebut ia seharusnya menempati ruangan kuliah TVST A tetapi pada kenyataannya ruangan tersebut dipakai oleh mahasiswa lain yang sedang melakukan kuliah yang berbeda. Perasaan takut akan terlambat membuat  mahsiswa yang akrab dipanggil Hasan ini berinisiatif menghubungi salah satu teman satu kelasnya. Akhirnya ia menemukan ruangan yang seharusnya dipakai yaitu ruangan kulaih BSC-A yang dapat ditempuh sekitar 5 menit dari TVST A.

Suara-suara ribut di dalam ruang kuliah yang berada di lantai 3 terdengar jelas dari lantai 1. Hal ini menandakan bahwa kuliah tersebut belum dimulai. Ruangan kuliah yang besar tersebut berisi lebih dari 101 mahasiswa yang duduk dalam 4  barisan yang tidak tersusun rapi. Terlihat beberapa mahasiswa masih bermalas-malasan sambil menunggu kedatangan dosen.

“Selamat pagi,” sambut seorang dosen yang datang dengan terburu-buru ke dalam kelas. Wajar saja karena pada jadwal tertera bahwa pukul 09.00 WIB kuliah sudah dimulai tetapi dosen baru tiba di ruang kuliah pada pukul 09.15 WIB.

Hasan terkaget-kaget saat melihat bahwa dosen kali ini adalah seorang laki-laki. Pada pertemuan sebelumnya ia mengaku bahwa dosen mata kuliah ini adalah seorang perempuan. Ia pun semakin bingung saat kuliah dimulai sebab pada pertemuan sebelumnya belum ada pembahasan materi dan pada pertemuan kali ini ia mendapat materi lanjutan dari materi sebelumnya.

Pada program studi Kimia sendiri mata kuliah ini terbagi menjadi dua kelas yaitu ganjil dan genap. Mahasiswa yang terdapat dalam kelas ganjil merupakan mahasiswa yang memiliki nomor induk ganjil pada tiga angka terakhirnya begitupun dengan kelas genap. Mata kuliah ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa angkatan 2007 saja yang jumlahnya 98 orang tetapi angkatan 2005 dan 2006 pun banyak yang mengikuti mata kuliah wajib ini. Jumlahnya mencapai 50 orang.

Dosen yang mempunyai tanggung jawab dalam mengajar kelas genap merupakan seorang perempuan dan yang mengajar kelas ganjil adalah seorang laki-laki. Beberapa mahasiswa kelas genap mengaku bahwa sebelumnya sudah ada pertemuan dengan dosennya tetapi pada pertemuan itu dosen tersebut mengatakan bahwa beliau tidak bisa mengajar pada jam tersebut karena bertabrakan dengan jadwal mata kuliah lain yang beliau pegang. Pada pertemuan awal tersebut belum ada kesepakatan jadwal baru dan ruangan kuliah yang baru untuk mata kuliah ini karena dosen tersebut harus mengkoordinasikannya dengan program studi kimia.

“Setelah menanyakan pada tata usaha prodi akhirnya didapat informasi bahwa kelas ganjil dan genap akan disatukan dengan pengajar dosen yang laki-laki dan tidak ada perubahan jadwal maupun ruangan,” jawab seorang mahasiswa kimia 2007 yang sekaligus menjabat sebagai ketua angkatan 2007, Angga Yudha. Tetapi keputusan tersebut belum menjadi keputusan akhir sebab jadwal kuliah hari selasa pada pukul 12.00 sampai 13.00 masih memberatkan mahasiswa. Jam tersebut merupakan waktu istirahat bagi mahasiswa yang melaksanakan praktikum yang dimulai puku 08.00 hingga pukul 17.00 dan sangat ironis jika jam istirahat tersebut dipakai untuk melaksanakan kuliah.

Satu minggu lamanya akhirnya mahasiswa mendapatkan keputusan waktu kuliah yang tidak memberatkan mereka. Jadwal kuliah hari selasa diganti ke hari Kamis pada pukul 08.00. Walaupun hal tersebut menjadi suatu keputusan yang bijaksana bagi mereka, tetapi mereka mengaku bahwa sampai saat ini belum mengetahui ruangan kuliah yang akan dipakai.

Kejadian yang dialami oleh mahasiswa kimia 2007 ini merupakan kejadian yang akhir-akhir ini sering terjadi pada kalangan akademik ITB. Beberapa mahasiswa berpendapat bahwa hal tersebut merupakan akibat dari perubahan kurikulum yang tidak sesuai dengan ketersediaan ruangan. Hal ini juga menyebabkan turunnya semangat mahasiswa dalam mengikuti kuliah sebab mereka merasa dibuat bingung dengan jadwal yang mereka terima. []

September 3, 2008 Posted by Hasan | Lovely Universities | | 2 Comments

Sorry Mr. George

Remember my recent post, “Miracle of Life”?

I just wanna tell that his name is not Mr. John but Mr. George.

Sorry,sorry,,

So who is Mr. John?? He is my English Lecturer when I was in PU. I’m getting old.. L

Emm,, let me tell you what another thing that Mr. George has said to me.

“ Just imagine something about what you wanna be before u sleep, try to remember what first thing comes up! So it’s what u really wanna be in the future. Don’t do it just once but several times, just to make it sure ”

Mr. George hampura kalepatan abdi lepat nyeubatkeun nami ( Sundanese ON).. hehe

Now,,let’s imagine…

September 1, 2008 Posted by Hasan | Lovely Life | | No Comments Yet

Hah

Message.mid from my cellphone woke me up. It was 07.41 AM, on my first day of Ramadhan, I received an sms from my friend said that at 08.00 AM will be an introduction to experiment of organic chemistry. Without taking a shower and only with brushing my teeth, I just went to my lovely Campus, ITB. I thought to take breakfast. “Oh my God, I’m fasting,” that what my mind said.

Rush,rush,rush… walking through the old building and going up to 3rd floor. I heard a crowd of other students. I can conclude that class didn’t start yet and my conclusion was right and 100% right. Students were chattering there.

Hah! There was nothing until 09.00 AM!!!!!!!!!!!

I decided to go back to my home and then taking a shower to refresh my mind.

But all of sudden I got a call from my sister and told me about my credit card bill. So I got another ‘hah’ and it was surprising me. And today is my due date. How come?

No Problem and it’s okay. I get fine.

So, I have to learn to control my cash….

Now is 10:51 AM and I have a class at 12.00. now GO!

September 1, 2008 Posted by Hasan | Uncategorized | | 3 Comments

Historical Step-by-Step of Atomic Theory (Catetan Kuliah)

Thursday, August 22, 2008, 14:00 – 15:00 at 9138

Hah so tiring day.. 5th day of boulevard #61 sale! But I still had a spirit to load lots of knowledge about Chemical Bonding Structure. My lecture is Mr. Achmad Rochliadi. It was my first lecture of that subject which is taken for 3 credits. Hohoho…

Before starting a class, I gave an offer which is BLCI’s voucher to all my classmates. Hopefully one of my classmates wanna buy it. In fact, no one – poor me.

The lecturer was coming when I just sat down in front line – diligent student wanna be. “Today we will discuss about how atomic theory comes up,” said lecturer. I smelled historical stuffs. He started to tell a story about Aristoteles and Democritus. Aristoteles theory said that everything in this nature has its own essence but Democritus said different thing. He said that every matter in this nature is produced by the smallest thing – which is atom. In that age, Aristoteles theory was acceptable. But it’s must be different for today, people already know the real atomic theory so they will think Aristoteles is wrong. In fact, nobody is wrong. It’s depend on side we evaluate their theory.

The smallest thing was familiar called atom. After years, another theory was born. Dalton atomic theory involved three assumptions below

1.       Each chemical element is composed of minute, indivisible particles called atoms. Atoms can be neither created nor destroyed during chemical change

2.       All atom of an element are alike in mass (weight) and other properties, but the atoms of one element are different from those of all other element.

3.       In each of their compounds, different elements combine in a simple numerical ratio : for example, one atom of A to one atom to B (AB), or one atom of A and two of B (AB2). ( Petrucci et al : 37 )

Dalton’s atomic theory had a lack. It wasn’t proved by experimental. Inspired by lack of Dalton’s theory, Thompson found a new theory of atom. He said that atom is filled by electron (negative charge). His theory is familiar called ‘currant bread’ theory.  At that time, there was already law of mass conservation of mass and alpha particle invention by MarieCurie. There was a continuing experiment that was done by Rutherford. He proved that there was a mistake in Thompson theory.

Name Bohr came up after Thompson had found his theory of identifying two types of radiation from radioactive material. Bohr thought that he has to build something from Thomspon’s theory. Amont of energy would be needed. By balancing potential and kinetic energy he found a formula of energy.

E = -e2/2r ,E= energy, e= number of electron and r = radius.

My homework is about making a graphic by using that formula… (I’ve done yet)

We have to thanks to God that atomic theory has found step-by-step slowly. So we easily understand following those steps – I got it, maybe.

My questions are what kind of energy is that? And what for?

August 25, 2008 Posted by Hasan | Lovely Universities | | 4 Comments